Ahmad Dhani merasa tidak merencanakan makar bersama dengan Rachmawati Soekarnoputri. Dhani mengaku memang bertemu dengan Rachmawati, namun untuk tujuan yang berbeda.
"Enggak ada (soal makar). Jadi memang meeting di rumah Mbak Rachma tentang siapa yang mendanai jumpa pers. Terus, apa yang disiarkan waktu itu," ucap Dhani.
Dirinya mengaku menjawab seadanya saja mengenai rapat yang digelar tanggal 30 November 2016, dan menghasilkan sebuah jumpa pers di tanggal 1 Desember 2016.
Meski begitu, Dhani memang tidak menampik adanya demo yang akan dilakukan di Gedung DPR, namun dengan tujuan meminta kembalinya haluan Republik Indonesia dari GNSKRI ke UUD 1945 serta memenjarakan gubernur non-aktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
"Saya jawab yang disiarkan waktu itu adalah demo di Gedung DPR berkaitan dengan tuntutan nomor satu penjarakan Ahok dan nomor dua kembalikan UUD 1945 dari GNSKRI," ujar Dhani.
Dhani pun menganggap dirinya tidak banyak terlibat dan hanya menjaga dua tokoh ikonik RI, Rachmawati Soekarnoputri dan Lily Wahid, selama rencana tersebut berjalan.
"Posisi saya di dalam kegiatan tersebut adalah seperti yang sudah saya sampaikan di jumpa pers, saya menjaga dua wanita ikonik, yaitu Ibu Rachmawati dan Ibu Lily Wahid. Kebetulan saya mengidolakan Bung Karno dan Gus Dur. Jadi dalam BAP saya membawa tugas bahwa saya menjaga keselamatan Ibu Rachma dan Ibu Lily," ucap Dhani.
